analisis pest

Analisis PEST – Memahami Gambaran Besar Faktor Eksternal Organisasi

Analisis PEST adalah tool sederhana yang banyak digunakan untuk membantu memahami gambaran besar dari isu-isu di bidang Politik, Ekonomi, Sosial-Budaya dan Teknologi yang dapat berpengaruh pada organisasi.

PEST sendiri adalah singkatan bahasa inggris untuk Politic (Politik), Economic (Ekonomi), Social-cultural (Sosial-Budaya) dan Technological (Teknologi). Kebetulan, singkatan itu masih pas dengan terjemahannya dalam bahasa Indonesia.

Para manajer perusahaan menggunakan analisa ini sebagai dasar untuk merumuskan visi masa depan mereka.

Manfaat Analisis PEST

Banyak manfaat yang bisa diambil dari Analisis PEST, yaitu diantaranya:

  1. Dengan melakukan Analisis PEST secara efektif, kita bisa memastikan bahwa apa yang dilakukan searah dengan kekuatan perubahan yang mempengaruhi lingkungan kita. Secara prinsip, melakukan aktivitas yang searah dengan perubahan-perubahan tersebut memiliki kemungkinan berhasil yang jauh lebih besar daripada dengan melawannya.
  2. Penggunaan Analisis PEST yang baik membantu kita menghindari tindakan yang pasti akan gagal sejak awal karena faktor-faktor yang di berada luar kendali kita.
  3. PEST berguna ketika kita mulai beroperasi di wilayah baru. Penggunaan PEST membantu melepaskan diri dari asumsi yang tidak disadari, dan membantu kita cepat beradaptasi dengan realitas lingkungan baru.

Cara Menggunakan Analisis PEST

Bagaimana cara melakukan Analisa PEST yang efektif?

Paling tidak, ada tiga tahapan yang harus dilakukan ketika menggunakan tool ini, yaitu:

  1. Brainstorming tentang bidang-bidang yang berpengaruh pada organisasi. Apakah PEST saja atau ditambah yang lain. Yup. PEST merupakan merupakan varian dari beberapa analisis serupa yang akan dijelaskan di bawah.
  2. Identifikasi isu-isu atau informasi-informasi yang pada saat ini berlaku pada bidang-bidang tersebut.
  3. Buat kesimpulan dari informasi-informasi tersebut dalam hubungannya dengan organisasi kita.

Tips:

Titik krusial pada proses analisis ada pada perpindahan dari langkah kedua ke langkah ketiga: jangan hanya untuk mengidentifikasi isu-isu yang sedang terjadi, tetapi yang penting adalah apa dampaknya terhadap organisasi.

Hati-hati untuk menganggap bahwa analisis yang kita lakukan sudah sempurna: gunakan itu sebagai titik awal saja, lalu uji kesimpulan tersebut dengan kondisi real yang kita alami.

Berikut adalah beberapa faktor dari masing-masing aspek/bidang yang dapat membantu memulai brainstorming (tetapi pastikan juga untuk memasukkan faktor-faktor lain yang mungkin sesuai dengan situasi yang kita hadapi):

Politik:

  • Arah politik dan stabilitas pemerintah.
  • Kebebasan pers, aturan hukum serta tingkat birokrasi dan korupsi.
  • Tren regulasi dan deregulasi.
  • Undang-undang yang mengatur tentang sosial dan ketenagakerjaan.
  • Kebijakan pajak, dan kontrol terhadap perdagangan dan tarif.
  • Undang-undang yang mengatur tentang perlindungan lingkungan dan konsumen.
  • Kemungkinan perubahan dalam lingkungan politik dalam waktu dekat.

Ekonomi:

  • Tahapan siklus bisnis sesuai dengan portofolio yang diusahakan.
  • Angka pertumbuhan ekonomi, inflasi dan suku bunga pada saat ini dan proyeksinya dalam beberapa waktu ke depan.
  • Tingkat pengangguran dan pasokan tenaga kerja.
  • Biaya tenaga kerja.
  • Angka pendapatan nasional dan distribusinya.
  • Dampak globalisasi.
  • Kemungkinan dampak perubahan teknologi atau lainnya terhadap perekonomian.
  • Kemungkinan perubahan dalam lingkungan ekonomi dalam waktu dekat.

Sosial Budaya:

  • Tingkat pertumbuhan dan profil umur populasi.
  • Tingkat kesehatan, pendidikan dan mobilitas sosial populasi, dan sikap terhadap hal-hal tersebut.
  • Pola pekerjaan, kebebasan bekerja dan perilaku kerja populasi.
  • Sikap pers, opini publik, perilaku masyarakat dan pantangan-pantangan yang harus dipatuhi.
  • Pilihan dan perilaku gaya hidup.
  • Perubahan sosial-budaya yang terjadi.

Teknologi:

  • Dampak perkembangan teknologi.
  • Dampak Internet, penurunan biaya komunikasi serta meningkatnya tren bekerja jarak jauh.
  • Kegiatan Penelitian dan Pengembangan.
  • Dampak transfer teknologi.
analisis PEST

Analisis PEST memiliki beberapa varian, yaitu: PESTLE, PESTLIED, STEEPLE dan SLEPT.   Variasi tersebut karena dilakukan penambahan beberapa aspek lain yang dirasa penting, yaitu:

  • PESTLE / PESTEL: Political (politik), Economic (ekonomi), Sociological (sosiologi), Technological (teknologi), Legal (hukum) & Environmental (lingkungan)
  • PESTLIED: Political (politik), Economic (ekonomi), Sociological (sosiologi), Technological (teknologi), Legal (hukum), Internasional (intenasional), Environmental (lingkungan) & Demographic (kependudukan)
  • STEEPLE: Social (sosial)/Demographic (demografis), Technological (teknologi), Economic (ekonomi), Environmental (lingkungan), Political (politik), Legal (hukum) & Ethical (etis)
  • SLEPT: Social (sosial), Legal (hukum), Economic (ekonomi), Political (politik) & Technological (teknologi)

Silakan dipilih sesuai dengan kondisi yang dianggap pas dengan organisasi/perusahaan.

Contoh Penerapan Hasil Analisis PEST

Secara prinsip, apabila terdapat banyak hal yang menghambat organisasi dalam berbisnis maka akan meningkatkan biaya yang harus dikeluarkan.

Konsekuensinya: bisnis dihentikan sama sekali, atau mengeluarkan biaya lebih banyak untuk mengatasi hambatan tersebut.

Semakin tinggi biaya yang harus dikeluarkan untuk membangun bisnis, maka akan semakin banyak keuntungan yang harus diperas atau dikurangi.

Pengusaha biasanya mempertimbangkan hal tersebut secara matang. Bisa saja keputusannya untuk menunda investasi.

Yang berarti bahwa kegiatan ekonomi di wilayah tersebut akan berkurang. Biasanya, semakin rendah jumlah kegiatan ekonomi, masyarakatnya cenderung lebih miskin dan kurang mampu

Prinsip umum lainnya adalah di mana pun ada perubahan cepat atau besar di suatu daerah, kemungkinan ada peluang dan ancaman baru yang muncul.

Maka, orang-orang atau perusahaan yang cerdas dan memiliki visi akan dengan cepat memanfaatkan peluang dan mengelola ancaman tersebut.

Dan ingat juga, bahwa jarang terjadi situasi yang sempurna. Maka terserah kepada kita untuk dapat memanfaatkan situasi yang berlaku dengan sebaik-baiknya.

Kesimpulan

PEST adalah singkatan dari Politic (Politik), Economic (Ekonomi), Social-cultural (Sosial-Budaya) dan Technological (Teknologi).

Analisis PEST berguna untuk memahami gambaran besar tentang isu-isu yang terjadi pada lingkungan tempat kita beroperasi serta peluang dan ancaman yang ada di dalamnya.

Dengan memahami lingkungan di mana kita berada, kita dapat memanfaatkan peluang dan meminimalkan ancaman.

Tahapan pertama analisis PEST adalah dengan melakukan brainstorming faktor-faktor yang saat ini berlaku pada wilayah tersebut.

Dari sini kemudian ditarik kesimpulan tentang perubahan kekuatan signifikan yang terjadi di dalamnya.

Ini memberikan konteks di mana perencanaan yang lebih rinci dapat dilakukan untuk mengambil keuntungan penuh dari peluang yang muncul akibat perubahan tersebut.

Tinggalkan komentar